Selasa, Juli 28, 2026

CENDERAWASIH POST

spot_img

Purnawirawan Polri Apresiasi Gerakan Pertanian Skouw: “Ini Gerakan Rakyat untuk Rakyat”

Date:

Share:

Jayapura Papua – Semangat yang tumbuh dari lahan-lahan pertanian di Skouw tak hanya menggerakkan masyarakat setempat, tetapi juga menyentuh hati para purnawirawan Polri. Bagi mereka, kebangkitan sektor pertanian di tapal batas ini bukan sekadar program, melainkan panggilan moral untuk ikut terlibat dan mengabdi kembali kepada masyarakat.

Kompol (Purn.) Lauren Tukan mengatakan kegiatan ini sebagai langkah luar biasa yang patut diapresiasi. Menurutnya, inisiatif tersebut lahir dari kesadaran masyarakat sendiri yang ingin meningkatkan taraf hidup melalui pertanian jagung.

“Kegiatan ini luar biasa. Ini bukan sekadar program, tetapi kesadaran masyarakat sendiri yang ingin bangkit dan meningkatkan perekonomian mereka. Itu yang harus kita dukung bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, melihat semangat warga yang ingin mengolah lahan-lahan yang selama ini terlantar, para pensiunan Polri tidak tinggal diam. Mereka kemudian berinisiatif mengumpulkan rekan-rekan sesama purnawirawan untuk turut ambil bagian.

“Dengan dorongan dan kebersamaan yang kita bangun, kami kumpulkan beberapa rekan pensiunan untuk membantu masyarakat. Kami siapkan benih dan pupuk, kami juga akan mengawasi proses perkembangannya. Bahkan untuk masa panen nanti, kami sudah menyiapkan jalur penyalurannya,” jelas Lauren Tukan.

Langkah ini menjadi wujud nyata bahwa pengabdian tidak berhenti saat masa dinas usai. Melalui kolaborasi yang terbangun, para purnawirawan Polri sepakat membentuk komunitas pertanian sebagai wadah bersama untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Kita sepakat membangun komunitas pertanian. Tujuannya sederhana, membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan. Kalau ekonomi masyarakat kuat, kehidupan sosial juga akan kuat,” tambahnya.

Apresiasi serupa disampaikan AKBP (Purn.) Marthin Koagow saat menanggapi pencanangan Distrik Skouw sebagai Lumbung Pangan Kota Jayapura. Ia menyebut gerakan ini sebagai gerakan yang lahir dari rakyat dan kembali untuk rakyat.

“Apa yang sudah dilakukan ini pencapaian luar biasa. Kita harus punya mimpi besar menjadikan Papua sebagai lumbung pangan, baik jagung maupun padi. Semangat mengolah lahan ini menunjukkan bahwa kita bisa dan kita mampu,” tegasnya.

Lebih jauh, para purnawirawan menilai bahwa gerakan ini tidak bisa dilepaskan dari nilai luhur Solidaritas Sosial Rakyat atau SOSRA. Di tengah arus modernisasi dan gaya hidup yang semakin individualis, SOSRA hadir sebagai benteng ketahanan pangan dan sosial di tingkat akar rumput.

Bagi mereka, SOSRA bukan sekadar slogan. Ia adalah ruh yang menggerakkan kebersamaan para petani. Dalam praktiknya, nilai ini hidup dalam tradisi saling bantu tanpa pamrih.

“Hari ini kita membantu menanam di kebun saudara, esok hari kita yang dibantu saat panen tiba. Begitulah siklus kebersamaan ini berputar,” ungkapnya dengan penuh haru.

Dengan semangat SOSRA, aktivitas pertanian tidak lagi sekadar urusan ekonomi, tetapi telah bertransformasi menjadi gerakan sosial. Gerakan yang mempererat persaudaraan, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menegaskan bahwa masyarakat Papua mampu berdiri tegak di atas tanahnya sendiri.

Dari Skouw, sebuah pesan kuat mengalir: ketika rakyat bersatu, dibimbing oleh pengalaman dan didukung oleh solidaritas, maka kesejahteraan bukan lagi sekadar cita-cita — melainkan kenyataan yang sedang ditanam bersama.

━ more like this

Kejati Papua Perkuat Pembinaan Masyarakat Adat Melalui Program Pertanian di Kabupaten Keerom

Keerom, Papua – Selasa, 21 Juli 2026 – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua terus memperkuat perannya dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui pendekatan yang produktif...

BMP RI: Nyawa Manusia Tidak Ternilai, Pelaku Kekerasan Harus Diproses Tegas Sesuai Hukum

Jayapura – Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pilot warga negara asing (WNA), Nicholas F. Goselin,...

Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura Serukan Masyarakat Jaga Ketertiban dan Perdamaian Jelang 1 Juli 2026

JAYAPURA – Menjelang 1 Juli 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura, Nius Jigwa, mengajak seluruh masyarakat...

Warga Minang Kota Jayapura Pererat Silaturahmi Melalui Pengajian Rutin Bulanan

Jayapura, 7 Juni 2026 – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan pengajian rutin bulanan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Jayapura yang dilaksanakan pada...

IKM Kota Jayapura Serahkan Hewan Kurban dan Berikan Dukungan untuk Pondok Dai Hidayatullah Koya Barat

Jayapura — Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Jayapura melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus penyembelihan hewan kurban di Pondok Dai Hidayatullah, Koya Barat, Kota Jayapura. Dalam...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini