Jumat, April 24, 2026

CENDERAWASIH POST

spot_img

Warga Minang Papua Gelar Makan Basamo, Perkuat Silaturahmi Sambut Ramadan

Date:

Share:

Jayapura – Ratusan warga Minangkabau yang bermukim di Kota dan Kabupaten Jayapura menggelar makan basamo (makan bersama) dalam rangka tradisi balimau menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Cemara Palong, Kota Jayapura, ini diikuti kurang lebih 500 warga Minang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, perantau senior hingga generasi muda.

Suasana kebersamaan tampak begitu kental. Hidangan khas Minang tersaji berjajar, dinikmati bersama dalam balutan rasa persaudaraan yang hangat. Tradisi makan basamo ini bukan sekadar santap bersama, melainkan bagian dari rangkaian balimau yang sarat makna spiritual dan budaya.

Dalam tradisi Minangkabau, balimau menjadi simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan puasa. Maknanya adalah membersihkan diri lahir dan batin, saling bermaafan, serta menghapus kesalahan agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

Filosofi tersebut sejalan dengan prinsip hidup masyarakat Minang yang dikenal dengan ungkapan, “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” yang berarti adat bersendikan syariat, dan syariat bersendikan Al-Qur’an. Artinya, setiap tradisi dan kebiasaan dalam budaya Minangkabau berakar pada nilai-nilai Islam.

Karena itu, makan basamo bukan hanya simbol kebersamaan sosial, tetapi juga wujud ukhuwah Islamiyah. Di tanah rantau seperti Papua, tradisi ini menjadi pengikat kuat yang menyatukan hati sesama urang Minang, mempererat silaturahmi, sekaligus menjaga identitas adat dan nilai keagamaan tetap hidup.

Di bawah semilir angin Pantai Cemara Palong, kebersamaan ratusan warga Minang tersebut menjadi gambaran bahwa semangat persaudaraan dan nilai religius tetap terjaga, meski jauh dari kampung halaman. Ramadan pun disambut dengan hati yang bersih, penuh syukur, dan tekad memperkuat iman serta persatuan.

━ more like this

Kolaborasi Pertanian Jagung di Yapsi Hasilkan Panen Luar Biasa, Tokoh Masyarakat: Bukti Nyata Dukung 100 Hari Kerja Gubernur Papua

Jayapura – Kolaborasi pertanian jagung yang dikembangkan di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Hingga saat ini, panen jagung yang dihasilkan para petani...

Halal Bihalal di Kota Jayapura, Kajati Papua Ajak Warga Minang Jaga Adat dan Perkuat Kebersamaan

JAYAPURA – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal masyarakat Minangkabau di Kota Jayapura. Momentum silaturahmi pasca-Idulfitri ini menjadi ruang refleksi sekaligus...

Yanto Eluay Tegas: Jangan Terprovokasi Aksi 7 April, Masyarakat Papua Diminta Jaga Kamtibmas dan Kedamaian

SENTANI – Tokoh Adat Sentani Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay, menegaskan sikap tegas masyarakat adat untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua di...

Tokoh Adat Papua Max Ohee Tegaskan Waena Bukan Wilayah KNPB, Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Jayapura — Tokoh adat Papua, Max Abner Ohee, yang juga merupakan tokoh adat Tabi sekaligus Ondofolo besar Heram Kampung Waena, menyampaikan tanggapan tegas terhadap...

GMPB Tegas Tolak Narasi Darurat Militer, Ajak Masyarakat Papua Jaga Stabilitas dan Persatuan

Jayapura – Ketua Gerakan Muda Papua Bersatu (GMPB), Dede Fachrudin, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk provokasi dan penyebaran narasi darurat militer yang...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini