Rabu, Agustus 26, 2026

CENDERAWASIH POST

spot_img

Warga Minang Papua Gelar Makan Basamo, Perkuat Silaturahmi Sambut Ramadan

Date:

Share:

Jayapura – Ratusan warga Minangkabau yang bermukim di Kota dan Kabupaten Jayapura menggelar makan basamo (makan bersama) dalam rangka tradisi balimau menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Cemara Palong, Kota Jayapura, ini diikuti kurang lebih 500 warga Minang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, perantau senior hingga generasi muda.

Suasana kebersamaan tampak begitu kental. Hidangan khas Minang tersaji berjajar, dinikmati bersama dalam balutan rasa persaudaraan yang hangat. Tradisi makan basamo ini bukan sekadar santap bersama, melainkan bagian dari rangkaian balimau yang sarat makna spiritual dan budaya.

Dalam tradisi Minangkabau, balimau menjadi simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan puasa. Maknanya adalah membersihkan diri lahir dan batin, saling bermaafan, serta menghapus kesalahan agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

Filosofi tersebut sejalan dengan prinsip hidup masyarakat Minang yang dikenal dengan ungkapan, “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” yang berarti adat bersendikan syariat, dan syariat bersendikan Al-Qur’an. Artinya, setiap tradisi dan kebiasaan dalam budaya Minangkabau berakar pada nilai-nilai Islam.

Karena itu, makan basamo bukan hanya simbol kebersamaan sosial, tetapi juga wujud ukhuwah Islamiyah. Di tanah rantau seperti Papua, tradisi ini menjadi pengikat kuat yang menyatukan hati sesama urang Minang, mempererat silaturahmi, sekaligus menjaga identitas adat dan nilai keagamaan tetap hidup.

Di bawah semilir angin Pantai Cemara Palong, kebersamaan ratusan warga Minang tersebut menjadi gambaran bahwa semangat persaudaraan dan nilai religius tetap terjaga, meski jauh dari kampung halaman. Ramadan pun disambut dengan hati yang bersih, penuh syukur, dan tekad memperkuat iman serta persatuan.

━ more like this

MRP Serukan Ketegasan Bersama: Jangan Biarkan Provokasi Merusak Kedamaian Papua

JAYAPURA — Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Isak Randy Hikoyabi menyerukan sikap tegas seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian....

Max Abner Ohee: Papua Butuh Pembangunan, Bukan Konflik yang Menghambat Kemajuan

Jayapura – Tokoh adat Papua yang juga merupakan unsur Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Abner Ohee, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga stabilitas...

Kejati Papua Perkuat Pembinaan Masyarakat Adat Melalui Program Pertanian di Kabupaten Keerom

Keerom, Papua – Selasa, 21 Juli 2026 – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua terus memperkuat perannya dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui pendekatan yang produktif...

BMP RI: Nyawa Manusia Tidak Ternilai, Pelaku Kekerasan Harus Diproses Tegas Sesuai Hukum

Jayapura – Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pilot warga negara asing (WNA), Nicholas F. Goselin,...

Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura Serukan Masyarakat Jaga Ketertiban dan Perdamaian Jelang 1 Juli 2026

JAYAPURA – Menjelang 1 Juli 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura, Nius Jigwa, mengajak seluruh masyarakat...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini