Jumat, Oktober 9, 2026

CENDERAWASIH POST

spot_img

Kamtibmas Dibangun dari Masyarakat yang Berdaya

Date:

Share:

Jayapura – Pertanian dalam konteks ini tidak hanya berbicara mengenai benih, lahan dan hasil panen, tetapi juga mengenai bagaimana membangun manusia.

Ketika seorang petani mulai memahami administrasi, mengenal sistem perbankan, belajar mengelola modal, menghitung biaya produksi dan memahami pasar, maka sesungguhnya sedang terjadi perubahan besar dalam pola pikir masyarakat.

Dari sinilah pendekatan preventif dan humanis dalam menciptakan Kamtibmas dapat memperoleh ruang yang lebih kuat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Koperasi Bina Mandiri Papua Cerah (BMPC) Zaeni Effendi saat ditemui di kantornya di jalan raya Sentani. Dirinya mengatakan bahwa selama menggalakan pertanian jagung di wilayah Papua khususnya di Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, mereka dibantu dan didukung oleh AKP Sosra Antoni dari Polda Papua.

“Selama mendampingi kami, AKP Sosra Antoni selalu memberikan penjelasan bahwa dalam membangun pertanian di Papua yang perlu diperhatikan yaitu kita harus melihat bagaimana kearifan lokal yang ada di Papua dan tentunya edukasi yang lebih penting” ungkapnya.

Masyarakat tidak hanya diajak untuk menjaga keamanan, tetapi juga diberikan alasan untuk menjaga lingkungan tempat mereka hidup dan bekerja. Kesejahteraan menjadi salah satu fondasi terciptanya ketahanan sosial.

Upaya AKP Sosra Antoni tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa tugas menjaga Kamtibmas dapat berjalan beriringan dengan agenda pemberdayaan masyarakat. Polisi hadir bukan hanya ketika persoalan muncul, tetapi juga sebelum persoalan terjadi, dengan membangun komunikasi, edukasi, kepercayaan dan kegiatan produktif bersama masyarakat.

Pertanian jagung akhirnya menjadi lebih dari sekadar komoditas.

Ia menjadi jembatan antara keamanan, kesejahteraan dan masa depan masyarakat Papua.

Sebab, ketika masyarakat memiliki pekerjaan, penghasilan, harapan dan ruang untuk berkembang, maka yang sedang dibangun bukan hanya ketahanan pangan, tetapi juga ketahanan sosial dan Kamtibmas dari tingkat masyarakat.

Menjaga Papua bukan hanya dengan menjaga keamanannya, tetapi juga dengan memastikan masyarakatnya memiliki masa depan. Dan salah satu masa depan itu dapat tumbuh dari tanah Papua sendiri—melalui pertanian, kemandirian dan masyarakat yang berdaya.

Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa masyarakat dalam hal ini para petani merasa senang dengan adanya kehadiran polisi dalam memberikan edukasi dan pendampingan pertanian selama ini.

━ more like this

IKM Kota Jayapura Pengajian Rutin, Perkuat Ukhuwah Islamiah dan Semangat Beramal Saleh

JAYAPURA — Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Jayapura kembali menggelar pengajian rutin sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiah, sekaligus meningkatkan keimanan dan...

IKM Kota Jayapura Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Kebakaran

JAYAPURA — Kepedulian terhadap warga yang mengalami musibah kembali ditunjukkan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Jayapura. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial, IKM Kota...

Pdt. M.P.A. Maury Serukan Kedamaian dan Dukung Penegakan Hukum di Tanah Papua

JAYAPURA, PL — Gembala Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Angkasapura Kota Jayapura, Pdt. M.P.A. Maury, S.Th., mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama...

Rakornas KADIN Dorong Penguatan Ekonomi Daerah, Papua Soroti Rantai Pasok hingga Hilirisasi

JAKARTA, 11 September 2026 — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gabungan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang digelar di Jakarta menjadi momentum penting untuk...

Pertanian Jagung Jadi Jalan Membangun Kesejahteraan dan Kamtibmas di Papua

Jayapura — Upaya membangun kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian terus dikembangkan di Papua. Salah satunya melalui pembinaan para petani jagung yang dilakukan Koperasi Bina...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini