Kamis, April 30, 2026

CENDERAWASIH POST

spot_img

100 Tahun Injil di Danau Sentani Jadi Sorotan, Ondoafi Orgenes Kaway Ajak Masyarakat Sambut 1 Mei dengan Damai

Date:

Share:

Jayapura – Peringatan 1 Mei tahun ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam bagi masyarakat di Tanah Papua, khususnya di wilayah Danau Sentani. Tepat pada momentum tersebut, genap 100 tahun masuknya Injil yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan spiritual dan kehidupan sosial masyarakat setempat.

Ketua Dewan Adat Suku Sentani, Ondoafi Orgenes Kaway, menegaskan bahwa peringatan satu abad Injil bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan refleksi sejarah panjang yang telah membentuk nilai, identitas, dan kehidupan masyarakat di Sentani dan sekitarnya.

“Seratus tahun Injil di Danau Sentani adalah peristiwa besar yang tidak bisa dipandang biasa. Ini adalah fondasi iman, moral, dan peradaban yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Papua,” tegasnya.

Menurut Orgenes, momentum sakral ini harus dijaga dengan penuh penghormatan dan tidak boleh ternodai oleh kepentingan-kepentingan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan persatuan.

Ia mengingatkan bahwa bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, masyarakat diharapkan mampu menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi dua momentum penting tersebut secara bersamaan.

“1 Mei bukan hanya tentang buruh, tetapi tahun ini menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan 100 tahun Injil. Ini harus menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan kedamaian,” ujarnya.

Orgenes Kaway juga secara tegas mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah, terutama di tengah momen bersejarah yang sarat nilai spiritual tersebut.

“Jangan sampai momentum sakral ini dirusak oleh provokasi. Kita semua bertanggung jawab menjaga kedamaian dan menghormati nilai-nilai yang telah diwariskan selama satu abad ini,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda untuk bersama-sama menyambut peringatan 100 tahun Injil di Danau Sentani dengan penuh sukacita, ketertiban, dan rasa persatuan.

“Mari kita jaga momentum ini sebagai kebanggaan bersama. Sambut 1 Mei dan 100 tahun Injil dengan damai, bermartabat, dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.

━ more like this

Kolaborasi Pertanian Jagung di Yapsi Hasilkan Panen Luar Biasa, Tokoh Masyarakat: Bukti Nyata Dukung 100 Hari Kerja Gubernur Papua

Jayapura – Kolaborasi pertanian jagung yang dikembangkan di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Hingga saat ini, panen jagung yang dihasilkan para petani...

Halal Bihalal di Kota Jayapura, Kajati Papua Ajak Warga Minang Jaga Adat dan Perkuat Kebersamaan

JAYAPURA – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal masyarakat Minangkabau di Kota Jayapura. Momentum silaturahmi pasca-Idulfitri ini menjadi ruang refleksi sekaligus...

Yanto Eluay Tegas: Jangan Terprovokasi Aksi 7 April, Masyarakat Papua Diminta Jaga Kamtibmas dan Kedamaian

SENTANI – Tokoh Adat Sentani Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay, menegaskan sikap tegas masyarakat adat untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua di...

Tokoh Adat Papua Max Ohee Tegaskan Waena Bukan Wilayah KNPB, Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Jayapura — Tokoh adat Papua, Max Abner Ohee, yang juga merupakan tokoh adat Tabi sekaligus Ondofolo besar Heram Kampung Waena, menyampaikan tanggapan tegas terhadap...

GMPB Tegas Tolak Narasi Darurat Militer, Ajak Masyarakat Papua Jaga Stabilitas dan Persatuan

Jayapura – Ketua Gerakan Muda Papua Bersatu (GMPB), Dede Fachrudin, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk provokasi dan penyebaran narasi darurat militer yang...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini