Rabu, Agustus 26, 2026

CENDERAWASIH POST

spot_img

Tokoh Papua: Soal Pertanian, Kesadaran Masyarakat Terus Meningkat

Date:

Share:

Papua, Jayapura – Tokoh masyarakat Papua, Emilianus Tikuk, menegaskan bahwa pertanian jagung bukan hanya bagian dari program ketahanan pangan, tetapi juga merupakan jalan nyata untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Emilianus, Papua memiliki potensi lahan yang sangat luas dan subur, namun selama ini banyak yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, jika dikelola dengan baik, pertanian dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Bertani jagung itu bukan hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga soal ekonomi. Kalau kita kelola lahan dengan benar, hasilnya bisa menjadi pendapatan yang meningkatkan kesejahteraan keluarga-keluarga Papua,” ujar Emilianus Tikuk.

Ia melihat masyarakat Papua mulai kembali melihat pertanian sebagai peluang besar untuk mandiri dan tidak bergantung pada pihak lain. Jagung menjadi salah satu komoditas strategis yang dapat memberikan hasil cepat serta pasar yang jelas.

“Tanah kita luas, subur, dan siap ditanam. Yang dibutuhkan hanya kemauan, kerja sama, dan dukungan alat supaya masyarakat bisa bergerak lebih cepat,” tambahnya.

Emilianus juga berharap program pertanian ini mampu mengubah pola pikir masyarakat, dari kebiasaan membiarkan lahan terbengkalai menjadi semangat mengolah tanah sebagai sumber kehidupan.

Kesadaran masyarakat pun mulai tumbuh. Warga menyampaikan bahwa mereka kini semakin memahami pentingnya mengelola lahan sendiri demi masa depan ekonomi keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan.

“Mereka mulai sadar bahwa lahan yang selama ini dibiarkan tidur sebenarnya bisa menjadi sumber penghidupan. Dengan adanya dorongan dan bantuan dari semua pihak, mereka siap mendukung program ketahanan pangan dan kembali bertani,” ungkapnya.

Masyarakat optimistis bahwa dengan kerja bersama, pertanian jagung dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun kemandirian ekonomi Papua.

“Kami ingin hidup lebih sejahtera. Kami punya tanah, kami punya tenaga, dan sekarang kami punya harapan. Pertanian jagung ini bisa menjadi jalan untuk masa depan yang lebih baik,” lanjutnya

Emilianus Tikuk menutup dengan ajakan agar masyarakat Papua terus bersatu membangun kampung melalui pertanian produktif, karena ketahanan pangan dan kesejahteraan harus dimulai dari tanah sendiri.

“Kalau kita bertani, kita tidak hanya menghasilkan makanan, tapi juga menghasilkan uang dan masa depan. Papua harus bangkit dengan kekuatan tanahnya sendiri,” tegas Emilianus.

━ more like this

MRP Serukan Ketegasan Bersama: Jangan Biarkan Provokasi Merusak Kedamaian Papua

JAYAPURA — Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Isak Randy Hikoyabi menyerukan sikap tegas seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian....

Max Abner Ohee: Papua Butuh Pembangunan, Bukan Konflik yang Menghambat Kemajuan

Jayapura – Tokoh adat Papua yang juga merupakan unsur Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Abner Ohee, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga stabilitas...

Kejati Papua Perkuat Pembinaan Masyarakat Adat Melalui Program Pertanian di Kabupaten Keerom

Keerom, Papua – Selasa, 21 Juli 2026 – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua terus memperkuat perannya dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui pendekatan yang produktif...

BMP RI: Nyawa Manusia Tidak Ternilai, Pelaku Kekerasan Harus Diproses Tegas Sesuai Hukum

Jayapura – Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pilot warga negara asing (WNA), Nicholas F. Goselin,...

Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura Serukan Masyarakat Jaga Ketertiban dan Perdamaian Jelang 1 Juli 2026

JAYAPURA – Menjelang 1 Juli 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura, Nius Jigwa, mengajak seluruh masyarakat...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini