Papua, 16 Juli 2025 — Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang pengawasan karantina, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua menggelar pelatihan In-House Training selama dua hari, mulai tanggal 16 hingga 17 Juli 2025.
Pelatihan yang mengusung tema “Teknik Dasar Intelijen Lapangan untuk Pengawasan, Investigasi serta Penanganan Dugaan Pelanggaran Karantina” ini menghadirkan narasumber dari Polda Papua, Kejaksaan Tinggi Papua, serta internal BBKHIT Papua. Kegiatan diikuti oleh 50 peserta dari berbagai wilayah, baik secara tatap muka maupun daring melalui platform Zoom.
Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Plt. Ketua BBKHIT Papua, Bapak Elpison Lamba. Dalam sambutannya, Elpison menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam menunjang tugas-tugas teknis di lapangan.
“Kegiatan pelatihan In-House secara resmi saya buka. Kepada semua peserta, baik dari Papua, Papua Barat, Maluku maupun Maluku Utara, saya harap dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, karena sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab di lapangan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber yang telah bersedia hadir dan berbagi pengetahuan secara langsung kepada para peserta.
Salah satu narasumber utama, AKP Sosra Antoni, A.Md., Han., yang juga merupakan perwira dari Polda Papua, menyampaikan materi terkait teknik dasar intelijen dan observasi lapangan terhadap pelanggaran karantina. Dalam paparannya, AKP Sosra menekankan pentingnya ketajaman pengamatan serta koordinasi lintas sektor dalam menangani potensi pelanggaran di wilayah kerja masing-masing.
“Kami sangat berterima kasih dapat hadir dan berbagi dalam pelatihan ini. Kegiatan ini sangat strategis untuk menambah wawasan serta keterampilan petugas dalam menangani berbagai kasus pelanggaran karantina,” ujarnya.
Menurutnya, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung. Banyak pertanyaan kritis dan relevan yang mencerminkan keseriusan peserta dalam memahami materi yang disampaikan.
Di akhir sesi, AKP Sosra berpesan kepada seluruh petugas karantina agar senantiasa menjalin koordinasi aktif dengan instansi terkait sebagai upaya memperkuat langkah-langkah hukum dan pengawasan di lapangan.
Pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga wilayah dari ancaman biologis yang dapat mengganggu sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan, serta mendukung ketahanan pangan dan biosekuriti nasional.
