Minggu, Agustus 23, 2026

CENDERAWASIH POST

spot_img

Max Abner Ohee: Papua Butuh Pembangunan, Bukan Konflik yang Menghambat Kemajuan

Date:

Share:

Jayapura – Tokoh adat Papua yang juga merupakan unsur Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Abner Ohee, mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk Program Strategis Nasional (PSN).

Menurut Max Abner Ohee, berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait PSN hendaknya disikapi dengan kepala dingin dan tidak menjadi pemicu munculnya perpecahan di tengah kehidupan masyarakat Papua.

“Program Strategis Nasional merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai tokoh adat, saya melihat program ini sebagai peluang untuk mendorong kemajuan Papua melalui penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan,” ujar Max Abner Ohee.

Ia menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat Papua yang memiliki semangat untuk mengembangkan usaha, namun terkendala keterbatasan modal dan peralatan. Menurutnya, berbagai program pemerintah dapat menjadi salah satu sarana untuk membantu masyarakat meningkatkan produktivitas dan taraf hidup.

Di sisi lain, Max Abner Ohee mengingatkan agar masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh informasi yang belum terverifikasi maupun ajakan yang dapat memicu ketegangan sosial.

“Saya mengajak seluruh masyarakat agar tetap bijak dalam menerima informasi. Jangan mudah percaya pada isu yang belum jelas kebenarannya, apalagi jika informasi tersebut hanya bertujuan membangun kebencian dan memecah persaudaraan. Papua membutuhkan persatuan untuk terus maju,” katanya.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, namun penyampaiannya harus dilakukan secara damai serta menghormati hukum dan hak-hak sesama warga.

“Saya berharap tidak ada lagi tindakan yang berujung pada kerusuhan, kekacauan, ataupun kekerasan. Situasi yang tidak kondusif hanya akan menghambat aktivitas masyarakat, mengganggu pembangunan, dan berdampak pada perekonomian rakyat. Yang paling dirugikan adalah masyarakat Papua sendiri,” tegas Max Abner Ohee.

Menutup keterangannya, Max Abner Ohee mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan generasi muda Papua, untuk menjadi teladan dalam menjaga persatuan serta menciptakan suasana yang aman dan harmonis.

“Mari kita jadikan Papua sebagai tanah yang damai, aman, dan sejahtera. Dengan menjaga persatuan dan mendukung pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu Papua,” pungkas Max Abner Ohee.

━ more like this

Kejati Papua Perkuat Pembinaan Masyarakat Adat Melalui Program Pertanian di Kabupaten Keerom

Keerom, Papua – Selasa, 21 Juli 2026 – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua terus memperkuat perannya dalam melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui pendekatan yang produktif...

BMP RI: Nyawa Manusia Tidak Ternilai, Pelaku Kekerasan Harus Diproses Tegas Sesuai Hukum

Jayapura – Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pilot warga negara asing (WNA), Nicholas F. Goselin,...

Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura Serukan Masyarakat Jaga Ketertiban dan Perdamaian Jelang 1 Juli 2026

JAYAPURA – Menjelang 1 Juli 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura, Nius Jigwa, mengajak seluruh masyarakat...

Warga Minang Kota Jayapura Pererat Silaturahmi Melalui Pengajian Rutin Bulanan

Jayapura, 7 Juni 2026 – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan pengajian rutin bulanan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Jayapura yang dilaksanakan pada...

IKM Kota Jayapura Serahkan Hewan Kurban dan Berikan Dukungan untuk Pondok Dai Hidayatullah Koya Barat

Jayapura — Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Jayapura melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus penyembelihan hewan kurban di Pondok Dai Hidayatullah, Koya Barat, Kota Jayapura. Dalam...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini