Jayapura – Menyikapi momentum Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, Tokoh Adat Papua Yanto Eluay mengimbau seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan masing-masing.
“Saya sebagai tokoh adat menghimbau dan menyampaikan kepada masyarakat untuk mari kita bersama-sama menjaga situasi dan keamanan se-Tanah Papua,” ujarnya.
Menurut Yanto, masyarakat Papua diminta untuk tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab yang mencoba memanfaatkan situasi dan memicu aksi-aksi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Sebagai tokoh adat, saya meminta kepada seluruh masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab agar tidak ada aksi yang menimbulkan ketidaknyamanan,” sambungnya.
Ia menegaskan bahwa bulan Desember memiliki makna khusus bagi masyarakat Papua yang mayoritas beragama Kristen. Desember merupakan bulan damai dan penuh sukacita sehingga seluruh pihak perlu menjaga situasi tetap kondusif.
“Bulan Desember ini merupakan bulan damai. Mari kita sama-sama bertanggung jawab untuk menciptakan situasi yang kondusif,” pesan Yanto.
Ia juga menekankan pentingnya memberikan apresiasi terhadap pembangunan dan perubahan positif yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Papua. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari perkembangan zaman dan harus diterima sebagai peluang kemajuan.
“Kalau ada kelompok atau pihak yang ingin mengadu domba, sebenarnya merekalah yang membodohi masyarakat Papua bahkan merugikan diri sendiri,” tegasnya.
Dengan demikian, ia berharap seluruh komponen masyarakat tetap bersatu, mengutamakan persaudaraan, serta menjaga kedamaian di Tanah Papua.
